Analisis Kebutuhan Ruang FISB
Fakultas Ilmu Sosial Budaya, Universitas Islam Indonesia
Ringkasan Eksekutif
FISB resmi berdiri 1 Juni 2025 sebagai hasil pemisahan dari Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya, dan sampai dokumen ini disusun belum punya gedung sendiri. Ruang kuliah, ruang dosen, dan ruang pengelola tersebar di tiga gedung berbeda dengan kondisi yang tidak seragam antar lokasi, sehingga kebutuhan ruang fakultas ini perlu dipetakan secara utuh sebelum bisa diajukan sebagai dasar perencanaan gedung baru. Dokumen ini disusun dari dua sumber: berkas kerja Excel untuk perhitungan detail tiap ruang, dan Proposal_StudiKelayakan_FISB.pdf sebagai rujukan narasi kelembagaan serta angka kondisi eksisting (keduanya tercantum di kartu Identitas Dokumen).
Analisis ini membandingkan tiga angka untuk setiap dari 52 jenis ruang di tujuh kategori: luas yang diajukan pada proposal awal, luas rekomendasi setelah dihitung ulang berdasarkan SN-Dikti dan pedoman internasional (rincian sumbernya ada di halaman Referensi Standar), dan luas yang benar-benar tersedia di lapangan sekarang. Dari situ terlihat kekurangan riil FISB terhadap rekomendasi mencapai lebih dari 5.000 m², dengan kategori Ruang Kegiatan Mahasiswa dan Fasilitas Umum sebagai dua area dengan selisih paling besar.
Dua hal perlu diperhatikan saat membaca angka eksisting. Pertama, luas ruang dosen dan ruang pengelola program studi di data lapangan belum tercatat terpisah per fungsi, jadi kedua kategori itu lebih akurat dibaca sebagai satu gabungan (lihat baris "Gabungan" di halaman Ringkasan) daripada dibandingkan satu per satu. Kedua, rekomendasi untuk kantin, area parkir, dan student lounge di dokumen ini masih dihitung dari asumsi populasi 1.500 sampai 2.000 mahasiswa, sementara populasi riil FISB tahun 2025 sudah sekitar 2.583 mahasiswa. Ketiga angka itu realistis akan naik pada revisi berikutnya begitu asumsi populasinya disesuaikan.
Riwayat Pembaruan
- v.1.0.0Publikasi pertama, 1 September 2026.
Ringkasan Per Kategori
Perbandingan luas yang diajukan, luas yang direkomendasikan, dan luas eksisting untuk tujuh kategori ruang.
Analisis Detail Kebutuhan Ruang
Rincian 52 jenis ruang, lengkap dengan status perubahan dan catatan evaluasinya.
Referensi Standar
Kelayakan dan proyeksi kebutuhan luas ruang ini tidak hanya mengacu pada ketentuan dalam dokumen Master Plan Fisik Kampus Terpadu UII 2024–2034, tetapi juga divalidasi melalui tujuh belas rujukan resmi dan estimasi analitis, mulai dari standar nasional pendidikan tinggi (SN-Dikti) hingga berbagai pedoman internasional, sebagai instrumen dasar penilaian yang komprehensif.